Tangan kecil dan kaki melompat perlahan,
membaca dan berkenalan dengan sekitar,
Lewat suara kecil dia mulai berkenalan,
malu-malu dia mendekat, terlihat cuek tapi memperhatikan
sehari, sebulan lebih dari itu dia bersama kami,
mengajarkan sebuah kesabaran dan persaudaraan
lewat sapaan " meong" kesayangan.....
( Panggilan persaudaraan untuk lulu dan Yapi)
Agustus 2013
Bulan Agustus kami mulai mengadopsi seorang anak kucing persia yang lucu, usianya 2,5 bulan ketika kami bertemu dengannnya di sebuah pasar kucing di sebuah kota tenama. Beberapa hari kami survei harga kucing lewat internet dan tanya jawab seputar kucing kepada rekanan. Dan akhirnya kami menemukan dia. Warnanya cokelat baret hitam, matanya tajam terlihat galak seperti saya tetapi sebenarnya dia wanita yang tangguh. Rasa semangat kami memilikinya membuat kami euforia menyambutnya. Akhirnya kami memutuskan mengadopsi dia daripada semua kucing yang ada disana. Walaupun kami membelinya dari pedagang pinggiran tidak membuat kami alergi merawatnya * mengingat uang yang tersedia cukup minim ketika itu..seraya bersemangat membelinya mempersiapkan kandang, tempat makan dan perlahan membeli pasir dan tempat untuk pup si kecil. Kami memberi nama dia lulu, diilhami dari nama keponakan kami di Bumiayu, Brebes ...
Waktu itu saya masih kos di Pleburan, saya taruh di depan kamar, dan alhamdulilah ternyata respon teman-teman senang dan berusaha membantu. Diimbangi kesibukan mencari data mencari skripsi hal ini menjadi hiburan. Pagiku mulai berubah ketika itu dan malamku mulai menjaga. Ketika pagi harus membersihkan kotorannya lalu malam harus memasukan dia kedalam kandang, membeli makan, membawa kedokter dan semuanya . semua terasa sangat menarik dan menawan seperti belajar memiliki bayi kecil rasanya sama. sama menariknya untuk selalu belajar apapun yang baru, dari situ kami belajar dari awal. kelincahan dan keceriaan kucing kami membuat bahagia tak terkira. yang membeli kangmas saya dan saya yang merawatnya kami berdua memutuskan untuk berbagi peran.sejak saat itu lulu menjadi bagian hidup kami.
September 2013.
Ketika pulang ke Tegal, kami menemukan seorang bayi kucing kecil. Dia sangat kecil waktu kami menemukannya, di depan rumah kami menemukan. Lalu kami mandikan dia, kami siapkan kandangnya... waktu itu kami tak tega memisahkannya dari sang ibu, akan tetapi sang ibunda tidak datang menjemputnya. Hal ini membuat kami merasa was..was mau diberi makan apa anak kucing ini. grudak-gruduk kami mencari susu hingga madu agar dia tidak kelaparan karenanya. Akhirnya dia bisa tenang dan lega dengan tidur. Kangmas saya kelihatan telaten merawatnya, memberikan kehangatan dalam dua botol air hangat di kandangnya yang sederhana dari kardus. Untuk kesabaran dan ketelatenan saya banyak belajar dari dia...
akhirnya kami pulang ke Semarang, lewat diskusi panjang kami memutuskan untuk membawanya pulang ke Semarang bersama kami. Kami bertiga pulang naik motor, bergantian membawanya dengan kardus kecil. dan berhenti sejenak memberi dia makan sembari rehat untuk sholat.akhirnya kami sampai di kos, mbak nanda teman kos saya sangat ketakutan dengan dia karena badanya yang kecil.
Kami memberi nama dia " Yapi" singkatan dari yatim piatu karena dia tidak memiliki ayah dan ibu, dan kami menggantikan peranan itu. Yapi adalah adiik lulu jenisnya laki-laki warnannya putih seret hitam.
Oktober 2013
saya memutuskan untuk tidak lagi kos, karena menemani ibu di rumah. saya bawa mereka pulang ke rumah beradaptasi lagi dengan lingkungan baru. Di rumah ibu tidak terlalu suka karena bau kotorannya yang menyengat. Tapi lambat laun, ibu mulai menerimanya walau masih kontroversi. Mereka mulai akrab sebagai sepasang kakak-beradik yang lucu, bertumbuh besar dan semakin lincah
catatan:
pengalaman vaksin salah dokter sampai over bujet, yapi kena jamur, lulu mencret dan belekan.
pup sembarangan nggak disiplin dan berbagai hal menakjubkan mewarnai saya
November 2013
Sering sembunyi di gudang belakang buat cari serangga si lulu, sedagkan si yapi suka masuk plastik dan tak bisa keluar....hahhahha :)
notes:
" Saya banyak belajar dari mereka lulu dan yapi "..
sumber : ini dia foto mereka yg kecil namanya " Yapi" dan yang besar namanya " Lulu"
*kami : saya dan kangmas saya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar