Senin, 09 Januari 2012

Proses menjadi seorang Presiden

Assalamualaikum Wr. Wb
Lama saya tidak menulis karena beberapa kesibukan dilapangan yang menyita waktu dan keterbatasan fisik saya.Saya ingin memulai cerita tentang perjalanan saya menjadi seorang presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Undip. Menjadi seorang presiden BEM dahulu bagi saya adalah sebuah impian yang sangat luar biasa yang tidak akan bisa saya realisasi menghendel sebuah negera dengan departemen dan banyak sekali kegiatan besar yang akan diadakan. Saya hidup di BEM sudah menginjak 2 periode kepemimpinan saudara aan setyawan dan Febri Tufiqurrahman dan saya mendapat kepercayaan sebagai eksekutif muda departemen kebijakan publik atau sekarang berganti menjadi departemen sosial politik BEM FIB Undip.Saya merasakan 2 gaya kepemimpinan dari kedua pemimpin saya terdahulu dengan warna kabinet yang berbeda dan berbagai ilmu yang berusaha saya aplikasi dari perbedaan tersebut.


Desember 2011 menjadi titik akhir perjuangan kami di masa jabatan 2011 setelah kongres mahasiswa selesai dan kami harus berpisah secara hubungan formalitas kerja akan tetapi keluarga itu masih hangat,lekat dan memeluk erat saya.Dan pemilihan raya menyambut kami dengan gerbang baru dan pertanyaannya ketika itu adalah " Who the next Leader?"....ya tahun depan kami akan mengemban sebuah amanah besar DiesNatalies Undip dengan berbagai acara yang akan mengembangkan promosi fakultas ilmu budaya.Dan ketika semua orang pandai tapi tak mau mengorbankan masa 1 tahun untuk menyerahkan sebagaian hidup,hati,piikiran dan perasaaan disana menjadi satu panggilan bagi saya...

Ketika itu saya baru pulang dari Forum Indonesia Muda ( FIM ) sebuah leadership and motivation skill yang melahirkan pemimpin" bangsa ini dan saya berpikir ini saatnya panggilan mengabdi pada negeri.Dengan bantuan rekan-rekan saya mengajukan diri bersama Maharani rekan seperjuangan di BEM dan kami melangkah bersama dalam satu Visi " Menciptakan Pluralisme dan keberagaman di Fakultas Ilmu Budaya"...
proses itupun berjalan pendaftaran,kampanye dan lain-lain,
Akan tetapi karena ketika batas maksimal tidak ada yang berani mendaftar dan kamipun terpilih melalui proses aklamasi sidang lewat forum ukm hm ( FUH)....

Desember akhir kami mulai merintis membentuk kabinet dan jajaran menteri dan mencoba perlahan menyusun mimpi-mimpi kami dalam realisasi perlahan pasti. 2012 menjadi tahun dimana kami menorehkan catatan di fakultas ilmu budaya tercinta. 13 januari nanti kami akan mengucap janji pelantikan Presiden Bem Fib Undip...

1 komentar: