#Januari 2016
Mengawali tahun adalah mengawali masa kerja masih ingat saya ketika itu anak saya pertama sudah saya tinggal ketika dia berusia 1 bulan. Perjuangan dimulai nak, ketika memutuskan selama 6 bulan memberikan Asi Esklusif kepada anak. Hari-hari selama menuju 6 bulan diwarnai dengan kegiatan pumping rutin di kantor pada jam-jam yang sudah terjadwalkan. Memilih memberikan Asi kepada anak dikantor saya masih menjadi hal yang belum banyak dilakukan para pegawai lain. Disini saya mulai semangat membaca juga mendatangi seminar tentang pentingnya Asi untuk perkembangan juga seminar parenting yang lain (sampai saat inipun masih berlangsung). Karena sejak pertama saya tinggal anak sudah saya kenalkan dengan dot sebagai media pemberian asi di bulan ketiga ada masalah dengan keputusan ini. Anak saya mengalami yang namanya " Bingung Puting" dan produksi asi saya yang semakin turun karena rutinitas kerja yang terforsir, tidak didampingi suami jg karena suami bekerja jauh di luar kota.
Jika kuingat waktu itu bagaimana beratnya menjalankan sebuah keputusan asi esklusif dengan tidak memberikan makanan kepada anak saya sebelum usianya menginjak 6 bulan adalah sebuah perjuangan. Walau diusia 5 bulan dari konsultasi kepada dr. Mexitalia ahli Gizi di Rumah Sakit Hermina memutuskan agar anak saya mendapat MPASI lebih awal karena berat badannya yang harus dikejar. Luar biasa perjuangan awal ini ada beberapa:
1. Perjuangan melepaskan kepercayaan kepada pembantu rumah tangga atau yang "momong" anak saya ketika saya sudah aktif kerja.
2. Menjelajah klinik laktasi dari satu rumah sakit ke rumah sakit yang lain.
3. Mencoba tukang pijat bayi dari pijat bayi satu ke yang lainnya.
4., Membeli beberapa peralatan pumping yang memakan lumayan bujet.
Januari, bulan mempelajari:)
#Februari -Mei
Tugas luar kota mulai dijalani dan Surabaya menjadi sasaran pertama tugas pameran tahun 2016. Selama 2 hari sendiri di kota ini dan meninggalkan anak rasanya nano-nano. Tapi semua harus dijalani dan harus bisa karena tantangan di depan akan semakin berat tentunya. Apapun itu anak harus saya latih dan siaapkan sejak awal.
Keterangan: Dokumentasi kegiatan Launching Event Unggulan Museum Jateng 2016
#Juni -Agustus 2016
Banyak kegiatan di Museum yang membutuhkan tenaga ekstra, dan saya mulai tak bisa menulis karena banyak waktu yang tidak sennggang. Tapi ada banyak kesempatan baru belajar dilapangan, lebih mendengarkan dan mengevaluasi apa yang saya lakukan selama dilapangan. Dan bulan ini kami tim pemandu berpisah dengan rekan kami yang mendapat kesempatan belajar S2 di UI Mbak Atika Kurnia Putri. Dia berhasil selangkah lebih depan menjawab mimpinya. Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang bersemangat, tidak takut bermimpi, pandai, cerdas, cantik dan selalu suka berinovasi. Banyak yang saya pelajari dari pribadinya.
Sepeninggal mbak Atika saya sendiri di ruangan yang didominasi 2 laki-laki yang satu hobby bus dan yang satu suka kemana-mana dalam konteks main di lingkungan museum. Keduanya tidak suka membaca dan tidak suka berkomunitas. Tapi tidak selamanya begitu, karena Salah satunya yaitu Mas Zacky adalah pribadi pembelajar.Dia selalu mendengarkan dan mencari informasi tentang hal terkait yang saya tanyakan.Namun, Disini saya terkadang menemukan masalah. Tidak ada rekan yang bisa diajak beradu pendapat dalam pengembangan komunitas.Namun saya melengkapi ini di luar.
Keterangan: Bacground pendopo sebelum mengalami pemugaran 2016
#September - November 2016
Menghabiskan beberapa agenda di akhir tahun saya mulai mengevaluasi diri saya sendiri dengan apa yang dijalani ditahun ini. Ada banyak catatan tentunya diantaranya:
1. Harus meluangkan waktu untuk di rumah lebih banyak bersama anak.
2. Mengatur waktu membaca, bersosialisasi dan tetap aktiv berkomunitas.
3. Mulai kembali menulis di blog. jika kurang bahan berarti kurang piknik.hehhe
4. Selalu berusaha mempraktekan dari teori kepada dunia realnya. jam eksperimenmu kurang ya Etha...
5. Listkan untuk olahraga. Setiap pagi mengajak anak berlari dan push up malam hari.
PRnya banyak ya? dan ini semangat buat 2017.
#Desember 2016
Menutup tahun ini dengan kepindahan kedinasan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lalu apa implikasinya? kita buktikan tahun depan ya? Dan saya belum menyiapkan diri saya kembali bertarung untuk apply beasiswa S2 . Setelah kemarin saya terlewatkan untuk tes Ombudsman Jawa Tengah.
Alhamdulilah tahun ini ada keinginan untuk meralisasikan taman baca yang rencana akan dibuat di rumah Orang Tua di Tegal. Ini butuh belajar juga dan semoga tetap istiqomah menjalankan misi ini. Sembari menyelesaikan buku Bapak Rheinald Kasali " Are you Driver or Passager?"
Keterangan : Kerja adalah sebuah pengabdian kepada negeri
Selamat menutup tahun dan membuka lembaran baru di tahun 2017. Semoga kita senantiasa menjadi pribadi yang mengalami perubahan dan pencapaian yang lebih baik ke depannya. Jika kau ingin merubah maka ubahlah dimulai dari dirimu sendiri. Karena setiap manusia sejatinya adalah agen perubah.




